Terkait Perlintasan Liar di Natar Kembali Telan Korban Jiwa, PT KAI Angkat Bicara

balam21.com
Foto_ist
0 0
Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Read Time:1 Minute, 39 Second

BANDAR LAMPUNG (b21) – Perlintasan liar kereta api (KA) di Natar, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, kembali menelan korban jiwa. Seorang guru yang mengendarai sepeda motor meninggal dunia usai tertabrak kereta api penumpang Kuala Stabas, Selasa (16/3/2021) sekitar pukul 11.06 WIB.

Peristiwa tragis ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia usai tertabrak Kereta Api Babaranjang di perlintasan tanpa palang pintu di sekitar daerah tersebut pada Jumat, 8 Mei 2020, lalu.

Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Jaka Jakarsih mengatakan pihaknya sebelumnya sudah beberapa kali melakukan penutupan di perlintasan liar tersebut.

Menurutnya di atas perlintasan itu juga sudah terdapat jembatan layang atau flyover yang dapat dilalui para pengendara. Sehingga, semestinya pengendara tidak melewati perlintasan tanpa palang pintu tersebut.

“Ya kan kita Pemerintah dan KAI sudah membangun flyover ya sebetulnya. Nah, yang dibawah itu seharusnya bersih tidak ada lagi yang lewat. Tapi ya bagaimana, disitu ada pasar dan masyarakat merasa lebih ringkas. Kalau mobil mungkin tidak bisa lewat, kalau motor mungkin ada celah,” kata Jaka Jakarsih, kepada media, Selasa (16/3/2021).

“Kita sudah berusaha berapa kali (perlintasan) ditutup, tapi dibongkar lagi. (Masyarakat) merasa lebih ringkas,” lanjutnya.

Jaka menjelaskan bahwa kewenangan untuk menutup perlintasan berada di Ditjen Perkeretaapian Kemenhub. “Tapi, karena itu masuk wilayah provinsi, kabupaten/kota, itu memang kita harus bareng koordinasi semua. Baik itu pemerintah maupun KAI dan Kemenhub sepakat. Cuma, balik lagi ke warga. Tingkat kedisiplinan warga juga harus diimbangi,” ujarnya.

Jaka mengatakan pihaknya menyampaikan turut prihatin atas musibah kecelakaan yang merenggut korban jiwa tersebut. “Kami turut prihatin dan mengingatkan untuk lebih berhati-hati, tengok kanan-kiri. Lebih baik hindari (lewat perlintasan liar) dan pilih lewat atas (flyover),” pungkas Jaka.

Diberitakan sebelumnya, seorang pengendara motor meninggal dunia akibat tertabrak kereta api (KA) di jalur pelintasan liar di bawah fly over (jembatan layang), Natar, Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Selasa (16/3/2021) sekitar pukul 11.06 WIB. Korban diketahui berstatus sebagai seorang guru. (red/b21)

 

      About Post Author

      balam21.com

      Inspiratif dan Berimbang
      Happy
      0 %
      Sad
      0 %
      Excited
      0 %
      Sleepy
      0 %
      Angry
      0 %
      Surprise
      0 %
      FOLLOW With :

      Average Rating

      5 Star
      0%
      4 Star
      0%
      3 Star
      0%
      2 Star
      0%
      1 Star
      0%

      Tinggalkan Balasan

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      Next Post

      Sat Brimob Polda Lampung Lakukan Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta Api Di Natar

      Bagikan ke:          […]