Sidak Pangan, BBPOM Temui Produk Yang Belum Memiliki Izin Edar

balam21.com
0 0
Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Read Time:1 Minute, 56 Second

BANDARLAMPUNG (B21) – Tim Satgas Pangan Kota Bandar Lampung yang terdiri dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, bersama dengan Perwalikan DPRD Provinsi Lampung lakukan Sidak Pangan di beberapa Super Market dan Pasar Tradisional yang terletak di Kota bandar Lampung, Rabu (13/5/2020).

Dalam pelaksanaan sidak yang dilakukan, ditemui adanya jenis makanan kemasan yang tidak sesuai dengan prosedur keamanan yang meliputi kondisi kemasan, label kemasan, izin edar, dan masa kadaluarsa produk.

Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Bandar Lampung Susan Gracia Arpan menjelaskan bahwa, saat dilakukannya Sidak Pangan di Chandra Tanjung Karang. Terdapat beberapa makanan yang memiliki kemasan yang telah rusak dan tidak memiliki izin edar, dimana izin yang dimaksud adalah izin MD (Makanan Dalam Negeri) yang dikeluarkan oleh BBPOM.

“Ada jenis produk yang belum terdapat sertifikasi BBPOM. Untuk saat ini disarankan kepada pihak pengelola untuk mereturn barang tersebut,” ucapnya.

Selanjutnya, Kepala BBPOM di Bandar Lampung tersebut menjelaskan bahwa produk yang diketahui merupakan produk UMKM dan akan disarankan untuk mendartarkan izin edar BBPOM. Pihaknya akan suport pengurusan izin dan pendaftaran MD saja karena ini sudah menjadi produk, semoga bisa memenuhi syarat. Karena untuk produk beresiko tinggi seperti yang mengandung protein seperti susu harus BBPOM yang mengeluarkan izin edarnya.

“Karena persyaratan registrasi MD ini lebih ketat, dimana cara pengelohan makanannya juga lebih ketat, makanya harus BPOM yang keluarkan izin pom,” tandasnya

lanjutnya Barang tersebut pasti akan disuport dalam proses perizinannya oleh BBPOM Bandar Lampung. Sehingga kemudian bisa diperjualbelikan kembali secara legal. Karena persyaratan registrasi MD ini lebih ketat, dimana cara pengelohan makanannya juga lebih ketat, makanya harus BPOM yang keluarkan izinnya

Sementara itu untuk di Transmart Lampung, BBPOM Bandar Lampung bersama Satgas Pangan menemui adanya jenis bahan makanan yang sudah tidak layak untuk diperjualbelikan.

“Untuk Transmart, secara keseluruhan sudah baik. Namun, dalam sidak didapati adanya bahan makanan yang sudah tidak segar. Sama seperti di lokasi sebelumnya, kami sarankan untuk barang tersebut ditarik kembali,” kata Gracia.

Kemudian pihak satgas pangan juga melakukan sidak ke pasar tradisional. Pasar Tugu dijadikan percontohan sidak pasar tradisional pada kesempatan tersebut. Penyidakan dilakukan pada beberapa makanan kemasan, buah, sayur dan takjil.

Berdasarkan hasil pantauan, terdapat 174 sampel jajanan takjil yang diperiksa dan hasilnya memenuhi syarat.
“174 sampel takjil diperiksa dan hasilnya Memenuhi Syarat (MS),” ujar Kepala Balai Besar POM Bandar Lampung Susan Gracia Arpan. (Nuy)

      About Post Author

      balam21.com

      Inspiratif dan Berimbang
      Happy
      0 %
      Sad
      0 %
      Excited
      0 %
      Sleepy
      0 %
      Angry
      0 %
      Surprise
      0 %
      FOLLOW With :

      Average Rating

      5 Star
      0%
      4 Star
      0%
      3 Star
      0%
      2 Star
      0%
      1 Star
      0%

      Tinggalkan Balasan

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      Next Post

      Riana Sari Arinal Gaungkan Semangat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

      Bagikan ke:          […]
      error: Terimakasih Sudah Berkunjung