Provinsi Lampung Buka Akses Pasar Produk Organik Berbasis Rumah Tangga

balam21.com
0 0
Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Read Time:1 Minute, 19 Second

LAMPUNG (b21) – Pemerintah Provinsi Lampung mendukung Masyarakat Petani Organik Indonesia (Maporina) membuka akses pasar produk organik dengan penguatan hulu dan pemberdayaan hilir dalam program pertanian organik berbasis rumah tangga.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat membuka Rapat Koordinasi Maporina Wilayah Lampung dan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Maporina, di 8 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Selasa, (8/9/2020).

Nunik menyampaikan bahwa Provinsi Lampung mempunyai potensi besar baik sumber daya  pertanian  maupun sumber daya manusia (SDM) dalam meningkatkan produksi, produktivitas dan efisiensi di bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. Juga produksi perikanan dalam mewujudkan Visi Gubernur dan Wakil Gubernur 2019 – 2024 Rakyat Lampung Berjaya.

Wagub Nunik optimistis Lampung mampu memajukan pertanian organik dengan kompak dan kebersamaan

“Memajukan Pertanian organik ini membutuhkan hati. Langkah kita masi cujup panjang dan Perjuangan , oleh karenanya kita perlu kompak dan kebersamaan,” ujarnya.

Baca juga : Gubernur Arinal Ajak Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Ikut Bantu Tangani Covid-19

Melihat makin kompleknya sektor pertanian ke depan, Nunik menilai diperlukan strategi dan kebijakan dalam sektor pertanian agar menjadi pertanian yang moderen, efisien, produktif, inovatif dan berkelanjutan menghadapi era revolusi industri 4.0

“Pemprov Lampung berharap Maporina bisa memenangkan revolusi industri. Kuncinya  satu, pentahelix yakni kita harus bekerja bersama tidak bisa sendiri-sendiri. Masyarakat, pemerintah, swasta, perguruan tinggi dan media harus bekerja bersama. Lima unsur ini harus bersatu mengembangkan komoditas yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP Maporina Joko Sidik mengatakan Provinsi Lampung prestasinya sangat luar biasa.

Bertahun tahun Indonesia melaksanakan pertanian menggunakan pupuk kimia berlebihan dan menjadikan tanah tidak subur atau hancur. (tim)

      About Post Author

      balam21.com

      Inspiratif dan Berimbang
      Happy
      0 %
      Sad
      0 %
      Excited
      0 %
      Sleepy
      0 %
      Angry
      0 %
      Surprise
      0 %
      FOLLOW With :

      Average Rating

      5 Star
      0%
      4 Star
      0%
      3 Star
      0%
      2 Star
      0%
      1 Star
      0%

      Tinggalkan Balasan

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      Next Post

      Gubernur Arinal Ajak Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Ikut Bantu Tangani Covid-19

      Bagikan ke:          […]