Polresta Bandar Lampung Berhasil Amankan 170 Knalpot Bising Dalam Waktu Satu Minggu

balam21.com
0 0
Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Read Time:1 Minute, 39 Second

BANDAR LAMPUNG (b21) – Banyaknya Laporan dan permintaan dari masyarakat terkait terganggunya kenyamanan Masyarakat akibat maraknya Knalpot Racing yang kerap kali bising  mengganggu ketenangan masyarakat baik dijalan umum ataupun di komplek perumahan terutama saat beristirahat dimalam hari.

Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung bergerak cepat dalam menanggapi laporan tersebut dengan melakukan Razia Knalpot Bising Racing yang dilakukan serentak dalam kurun waktu Seminggu terakhir dilakukan oleh seluruh jajaran Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung dan Polsek Jajaran, Selasa, (12/01/2021)

“Dalam kurun waktu satu minggu terakhir Satuan Lalulintas Polresta Bandar Lampung dan Polsek jajaran Berhasil menindak dan menyita barang bukti knalpot Bising Racing sebanyak 170 Buah,” ujar Wakapolresta Bandar Lampung AKBP Ganda M.H.Saragih, S.IK. yang didampingi Kasat Lantas AKP Rafly Yusuf Nugraha, S.IK.

Satlantas Polresta Bandar Lampung serta Jajaran Polsek melakukan tindakan berupa penilangan menggunakan E- Tilang sesuai dengan UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan dan Kendaraan yang menggunakan Knalpot Racing atau Knalpot Bising.

    “Penggunaan Knalpot Racing yang tidak sesuai dengan peruntukannya telah tercantum di Pasal 285 UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pasal tersebut menjelaskan bahwa pengendara motor yang membawa kendaraan bermotor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan (di antaranya knalpot) akan ditindak,” Tuturnya.

    Lebih lanjut AKP Rafly menerangkan, Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

    “Kami dari Kepolisian Meminta kepada masyarakat agar tidak menggunakan knalpot racing yang cenderung akan mengganggu ketertiban serta bisa membuat konflik sosial, Diharapkan masyarakat agar lebih tertib dan tentunya menggunakan kendaraan sesuai dengan spektek yang ada,” paparnya. (tim/b21)

     

        About Post Author

        balam21.com

        Inspiratif dan Berimbang
        Happy
        0 %
        Sad
        0 %
        Excited
        0 %
        Sleepy
        0 %
        Angry
        0 %
        Surprise
        0 %
        FOLLOW With :

        Average Rating

        5 Star
        0%
        4 Star
        0%
        3 Star
        0%
        2 Star
        0%
        1 Star
        0%

        Tinggalkan Balasan

        Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

        Next Post

        Mantan Ketua KPU Lampung Edwin Hanibal, Meninggal Dunia

        Bagikan ke:          […]