Nekat, Beli Sabu Pakai Mobil Dinas, Dua Oknum BPBD Bandar Lampung Ditangkap Polisi

balam21.com
Foto: ist
3 0
Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Read Time:1 Minute, 35 Second

Dua oknum petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, ditangkap polisi. Keduanya diamankan dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Mirisnya, keduanya nekat membeli barang haram tersebut diduga dengan menggunakan mobil Dinas BPBD Bandar Lampung. Keduanya ditangkap usai membeli barang haram tersebut di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung.

Kedua oknum BPBD Bandar Lampung tersebut yakni berinisial IR (30), warga Rajabasa, Bandar Lampung; dan DP (35), warga Way Halim, Bandar Lampung. Mereka merupakan pegawai honorer di BPBD Bandar Lampung.

Kasat Resnarkoba Polresta Bandar Lampung, Kompol Zainul Fachry mengatakan penangkapan kedua terduga pelaku tersebut berawal pada hari Selasa, 2 Februari 2021 sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat itu, Tim Opsnal Satnarkoba Polresta Bandar Lampung mendapatkan informasi bahwa di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, sering dijadikan tempat melakukan transaksi narkotika.

“Selanjutnya pada hari Selasa 2 Februari 2021 sekitar pukul 15.30 WIB, Tim Satnarkoba melakukan penyelidikan ke alamat dimaksud dan mendapati diduga adanya penyalahgunaan narkotika dengan ditemukan dua orang laki-laki,” kata Zainul Fachry, dalam keterangannya, Jumat (5/2/2021).

Dari penangkapan pelaku, kata Zainul Fachry, pihaknya mengamankan barang bukti berupa paket sabu, ponsel android, tas warna hitam, mobil dinas BPBD Bandar Lampung Toyota Hilux Putih, dan dompet warna hitam. Kedua pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Sat Narkoba Polresta Bandar Lampung.

Sekretaris BPBD Bandar Lampung M. Rizki mengaku pihaknya baru mengetahui kabar penangkapan kedua oknum tersebut.

“Saya barusan dapat kabar dari teman-teman media juga. Jadi saya mesti kroscek dulu juga. Saya masih belum bisa mengiyakan karena perlu waktu untuk konfirmasi. Mungkin besok (beri penjelasan),” kata Rizki.

Namun jika terbukti, lanjut Rizki, ada aturan tegas mengenai sanksinya. Rizki menegaskan BPBD Bandar Lampung tidak pernah mentoleransi anggotanya yang terlibat kejahatan, apalagi terkait narkoba.

“Kembali kita terapkan kepada aturannya jelas. Nanti ada Tim Inspektorat yang memutuskan (sanksi) kepegawaian. Kita tidak pernah tolerir setiap tindak kejahatan, apalagi narkoba,” pungkasnya. (red)

      About Post Author

      balam21.com

      Inspiratif dan Berimbang
      Happy
      0 %
      Sad
      0 %
      Excited
      0 %
      Sleepy
      0 %
      Angry
      0 %
      Surprise
      0 %
      FOLLOW With :

      Average Rating

      5 Star
      0%
      4 Star
      0%
      3 Star
      0%
      2 Star
      0%
      1 Star
      0%

      Tinggalkan Balasan

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      Next Post

      Unit Reskrim Polsek Gadingrejo Polres Pringsewu, Amankan Enam Warga Pelaku Perjudian

      Bagikan ke:          […]